KARTU66 , Era Jokowi Pemberantasan Korupsi Dianalogikan Seperti Petani Menangkap Tikus - Jumlah pejabat di tingkat nasional maupun daerah yang terjerat kasus korupsi di era pemerintahan Presiden Jokowi disebut cukup tinggi. Hal ini dinilai pihak oposisi sebagai sebuah kegagalan dalam pemberantasan korupsi.
Namun menurut Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN)
Jokowi-Ma'ruf, Budiman Sudjatmiko, banyaknya pejabat yang ditangkap
sebagai tanda bahwa Jokowi bekerja dalam memberantas korupsi.
Budiman menganalogikan Jokowi
seperti seorang petani yang menangkap banyak tikus di sawahnya.
Demikian disampaikan saat ditemui di Grha Bimasena, Jalan Dharmawangsa,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 5 April 2019 malam.
"Pak Jokowi
tidak peduli mau partai pengusung atau partai oposisi. Jadi, kita tidak
bisa mengecap seorang petani yang lebih banyak menangkap tikus sebagai
orang yang memelihara tikus. Ini ada petani, dulu nangkapnya tiga,
sekarang nangkapnya 10. Terus kita menuduh petani yang menangkap 10
tikus itu sebagai orang yang memelihara tikus. Kan enggak?,”ucap dia.
“Artinya dia bekerja lebih banyak, bekerja lebih baik dengan menangkap lebih banyak tikus," tambah Budiman.
Menurut Budiman, logika kubu oposisi yang mengatakan
menangkap lebih banyak koruptor sebagai kegagalan asal-asalan. Dia
mengklaim ini justru lebih baik.
"Justru ini (Jokowi) sedang bekerja, sedang membangun
ekosistem. Artinya menggali, babat alas, babat semak-semak, ketemu ular,
ditangkap ularnya, kita bunuh ularnya, seperti itu, itulah orang
bekerja," kata dia.
Aktivis
era reformasi ini mengatakan, korupsi bisa terjadi karena keterpaksaan
dan kesempatan. Dan ini biasanya karena sistem yang tertutup atau gelap.
Salah satu program yang ditawarkan Jokowi-Ma'ruf adalah
membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik agar lebih transparan
dan akuntabel.
"Kenapa kemarin dalam debat terakhir berbicara tentang
Dilan, digital dan melayani karena kita ingin meletakkan sesuatu di
dalam terang," kata dia. Selanjutnya Klik Di Sini...


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2770460/original/064447400_1554452761-Joko_widodo.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar